Berita
NEWS UPDATE :  
SMA AS-SALAM AMBON

Berita

Memukau dan Meriah! TFK As-Salam Maluku 2026

Ambon (6/6/26) – Untuk pertama kalinya dalam tiga dekade, Yayasan As-Salam Maluku menyelenggarakan The Footprint of Knowledge (TFK), sebuah kegiatan yang digagas oleh Yayasan As-Salam Maluku melalui Bidang Pendidikan. Kegiatan ini menjadi momentum bersejarah karena menyatukan seremonial pelepasan dan haflah dalam satu rangkaian acara yang melibatkan seluruh unit pendidikan di bawah naungan yayasan.

TFK merupakan kegiatan yang memberikan ruang dan peran penuh kepada para murid dari lima unit pendidikan Yayasan As-Salam Maluku, yaitu RA 1, RA 2, MIT, SMP IT, dan SMA As-Salam. Melalui kegiatan ini, para murid menjadi aktor utama dalam menampilkan capaian, kreativitas, serta jejak perjalanan pendidikan mereka selama menempuh pembelajaran di masing-masing jenjang.

Sabtu 6 Juni 2026 menjadi catatan sejarah pertama insan As-Salam Maluku beserta keluarga besar dan masyarakat penyokong. The Footprint of Knowledge atau disebut dengan istilah lain “Mejelis Jejak Ilmu” yang secara utuh melibatkan seluruh murid dari semua jenjang pendidikan di bawah Yayasan As-Salam Maluku yang dilaksanakan di Auditorium UIN AM Sangadji.

Pengunjung dan undangan di antaranya mengaku terpukau oleh skenario dan konfigurasi yang dikemas dalam sususan acara dalam menampilkan secara alami para murid dari jenjang RA (TK) hingga SMA. Dipastikan seluruh hal yang terjadi 100% melibatkan para murid, bahkan hingga operator soundsistem yang terintegrasi dengan videotron Auditorium UIN AMSA.

Sejak pukul 7.30 pengunjung yang didominasi orang tua wali telah memadati ruangan. Para murid dari RA dan MIT membuka dengan pembacaan Asmaul Husna dan mengajak seluruh hadirin untuk mengikuti. Dilanjutkan dengan tasmi’ Quran perwakilan dari seluruh unit sekolah.  

Suasana semakin mewah saat Grand MC (Back MC) mempersilahkan dua MC panggung yang sesekali menyisipkan Bahasa Mandarin, Bahasa Arab dan Inggris tanpa canggung dalam membuka seremoni yang diawali dengan Indonesia Raya dan Mars JSIT Indonesia. Selanjutnya drama musical dari RA, dan wajib ada bagian membuat emosional seluruh ruangan.

Sambutan pertama oleh HRA R. Hassanussi, (Kepala Kemenag Kota Ambon) yang memberikan apresiasi luar biasa dengan menyebutkan cukup daftar panjang berbagai prestasi prestisius setiap unit sekolah dari RA hingga SMA, dari tingkat Provinsi, Nasional hingga Internasional.

Secara resmi, Walikota Ambon yang diwakilkan pada Sekretaris Kota Ambon membuka acara yang sebelumnya juga memberikan kesan istimewa terhadap pelaksanaan TFK 2026. Usai seremoni pembukaan, performa tari saman kolabrasi antara MIT dan SMP IT As-Salam ditampilkan sangat memukau dengan konfigurasi sempurna.

Dari satu acara ke acara lainnya seperti sumbu mesiu yang menyala tanpa putus. Hingga dua jam acara, seluruh isi ruangan masih tampak bersemangat dengan penampilan kolaboratif dalam keterampilan Bahasa Inggris para murid MIT As-Salam Ambon, debat tiga Bahasa (Inggris, Arab dan Mandarin) oleh murid-murid SMA As-Salam Ambon yang sekali lagi terlihat tanpa canggung dengan pelafalan dan aksentuasi yang sangat baik.

Parade pangan sehat ditampilkan oleh SMP IT yang saat ini menjadi sekolah nominator Nasional dalam mempelopori pangan sehat sekolah. Dilanjutkan dengan perform ‘irab Quran SMA. Irab Quran dibawakan oleh dua siswa, bahwa belajar Quran di As-Salam Maluku tidak hanya berhenti pada kemampuan dan kefasihan. Kunci pertama memasuki khazanah quran adalah pada kemampuan murid dalam 'Irab Quran. 

Mokh. Fatoni, Direktur Yayasan As-Salam Maluku berada di puncak akhir acara dengan penyampain tausiah. Direktur Yayasan menegaskan tentang visi pendidikan dengan meyakinkan tentang keberlanjutan level pendidikan yang tidak terputus di jenjang unit tertentu dan secara filosofis mendasari dengan hadits Nabi Muhammad SAW, bahwa menuntut ilmu dari buaian hingga liang lahad.

Kemeriahan puncak selanjutnya dengan sesi sungkeman seluruh murid kepada masing-masing orang tuanya dan dilanjutkan dengan foto bersama di berbagai stand foto yang disedikan panitia.

Prof. Tekat, ketua Bidang Pendidikan yang memprakarsai TFK ini mendapatkan kesan langsung dari pengunjung dengan kalimat apresiasi besar, bahkan beberapa di antaranya setuju sekiranya TFK ini digelar lagi tahun depan.