Intip Rapat Koordinasi Awal Tahun Pelajaran 2024/2025
SMA As-Salam Ambon mengundang Orang Tua/Wali Murid dalam Rapat Koordinasi Awal Tahun Pelajaran 2024/2025 pada Sabtu (27/07/24) di lantai dua, Aula SMA As-Salam Ambon.
Ambon (27/7/24) - Rapat dibuka oleh MC, Khairunnisa, diawali dengan tilawah
dan segera dilanjutkan sambutan oleh Fathurrahman, Kepala SMA As-Salam Ambon.
Dalam sambutannya, Kepala Sekolah menekankan pentingnya kaidah dalam pendidikan
dengan mengutip mahfudzat adagium; -Al-Thariqah ahammu minal Maadah, wa al-muallimu
ahammu min al-thariqah wa ruuh al-mu’allimu ahammu min al-kull; metode lebih
penting daripada pelajaran, dan guru lebih penting daripada metode, ruh seorang
guru lebih penting dari semuanya. Ruh dan jiwa seorang guru menentukan hasil pendidikan,
kendati pun seorang guru dengan skill dan wawasan pedagogis yang lengkap pun tidak
akan berdampak maksimal tanpa ruh seorang guru, jelas Kepala Sekolah.
Lebih lanjut, Kepala Sekolah memberikan gambaran hasil dari alumni perdana SMA As-Salam Ambon, bahwa empat di antara Sembilan siswa berhasil diterima di jenjang Universitas dengan jalur SNPMB. Padahal itu belum termasuk siswa lainnya yang tercatat di sekolah sebagai peserta didik dengan prestasi lebih unggul. “Sebagai ungkapan syukur, torehan prestasi siswa dan siswi SMA As-Salam Ambon di tahun kedua dengan perolehan belasan medali emas, perak dan perunggu di kancah Nasional dianggap sebagai bukti dari hasil ruh guru, dimana dengan masih terbatasnya jumlah siswa berakibat positif dari dampak perhatian yang lebih dari para guru di SMA As-Salam Ambon, dan insya Allah semoga tahun 2025/2025 dan seterusnya, SMA As-Salam Ambon akan menjadi lebih baik lagi dengan kolaborasi yang lebih maksimal dengan orang tua, salah satunya dimulai dengan rapat hari ini” lanjut kepala sekolah SMA As-Salam Ambon.
Rapat diawali dengan paparan program kesiswaan oleh Fadhila Djauhari, Kaur Bidang Kesiswaan SMA As-Salam Ambon yang menyampaikan beberapa konsep dan program yang disepakati dalam Rapat Kerja Sekolah (6-7/7/2024). Kesiswaan akan menerapkan tata tertib dan SOP dengan tetap mengacu pada konsep kebahagiaan dalam belajar. Fadhila Djauhari yang juga secara intens terjun membina siswa yang berasrama juga menyampaikan berbagai dinamika perjalanan awal kesiswaan di SMA As-Salam Ambon. Dalam paparannya, Kaur Kesiswaan meminta persetujuan orang tua atas permintaan siswa untuk membuat seragam bola dan menekankan untuk seluruhnya dapat mengikuti eskul Karate yang dilatih oleh Sensei Rusli Amiludin (Karate DAN V). Target kesiswaan akan memaksimalkan pembinaan prestasi siswa dengan koordinasi dengan bidang Kurikulum dan Bidang Pembinaan Minat dan Prestasi Siswa (La Toni Uji, M.Pd).
Paparan selanjutnya oleh Fatimah, Bidang Quran SMA As-Salam
Ambon. Dalam kalimat pembukanya, Fatimah menegaskan bahwa Quran adalah salah
satu program unggulan dan utama di SMA As-Salam Ambon. Bidang Quran berusaha
memastikan interaksi siswa dengan Quran yang memberkahi segala hal. Dalam
paparannya, Fatimah juga menerangkan konsep Ilman Wa Ruhan (IWR) yang merupakan
konsep integrasi pembelajaran dan tahfidz quran yang mencakup aspek efekfif dan
kognitif, sehingga siswa selain diwajibkan menghafal Quran sekaligus langsung
dapat menginternalisasi serta mengejwantahkan nilai-nilai dasar adab dan akhlak
yang terkandung di di dalam Quran. Menghafal Quran diwajibkan dengan tetap menyesuaikan
dengan kemampuan masing-masing peserta didik di SMA As-Salam Ambon.
Pemaparan penutup oleh Fadly Latuturapraya, Kaur Bina Pribadi Islam (BPI) yang juga sebagai musyrif/pembina siswa berasrama putra. Program BPI sejatinya berkutat pada implementasi “Dasa Budaya” yang merupakan turunan dalam mewujudkan visi sekolah dalam membina generasi yang berakhlak mulia, solih, muslih, cerdas, mandiri dan terampil. Dasa Budaya yang membina peserta didik menjadi pribadi dengan akidah yang bersih, ibadah yang benar, akhlak mulia, fisik yang sehat, entrepreneur dll.
Yang istimewa, Kaur BPI dapat mengkondisikan orang tua
hingga terbentuklah Majelis Taklim BPI Orang Tua yang secara aklamasi
menetapkan Jalil Renyaan (Wali Murid Zubair) dari SBB menjadi ketua MT, Nur
Aifa sebagai Sekretaris dan Lenny Syeban sebagai bendahara. BPI yang juga
menyasar kepada orang tua diharapkan menjadi salah satu media penting dalam
menyamakan frekuensi orang tua wali murid dengan sekolah, sehingga kolaborai
antar pihak berjalan lebih optimal.
Rapat diakhiri dengan sesi tanggapan dan pertanyaan dari
orang tua. Jali Renyaan yang dipilih sebagai Ketua MT BPI Orang Tua berharap agar
seluruh orang tua wali memiliki rasa dan harapan sebagaimana yang dirasakannya
saat ini untuk kebaikan pendidikan putra-putri di SMA As-Salam Ambon. Ketua MT
terpilih diminta oleh MC sekaligus menutup dengan memanjatkan doa, kemudian
foto bersama.